Hakikat dari pancasila


Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia  dengan memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar di pualu-pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jawa, dan papua.
Semboyan negara Indonesia yaitu Bhinneka tunggal Ikka yang artinya meskipun berbeda beda tetapi tetap satu juga.Hal ini menggambarkan betapa beragamnya Indonesia baik itu,suku,ras,agama/kepercayaan dll tetapi hal ini tidak menjadikan Indonesia menjadi negara yang pecah belah.Bahkan perbedaan tersebutlah yang menjadikan Indonesia semakin kuat,rukun,dan menjadikan Indonesia sendiri lebih unik dan istimewa baik dari penilaian masyarakat Indonesia sendiri bahkan oleh negara-negara lain.
Pancasila yang menjadi dara negara Indonesia merupakan suatu ideolagi yang menjadi landasan dari segala keputusan bangsa Indonesia.Pancasila adalah dasar dalam mengatur pemerintah negara Indonesia yang mengutamakan semua komponen diseluruh wilayah bagian Indonesia.Pancsila secara etimoligi berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari dua kata yaitu “Panca” yang artinya “Lima” dan “Sila” yang berarti “Dasar”.Dari sinilah Pancasila artinya adalah Lima Dasar yang dimana dasar pancasila ini merupakan isi jiwa bangsa Indonesia yang turun temurun berabad-abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.dengan demikian, Pancasila bukan hanya falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yaitu falsafah bagi bangsa Indonesia,hal itu merupakan pendapat dari tokoh besar yang berjuang dalam merumuskan pancasila dan juga disebut sebagai bapak proklamator yaitu Bapak Ir.soekarno.
Banyak sekali yang dapat kita pelajri dimana hal tersebut haruslah bersumber dari nilai-nilai pancasila misal salah satunya adalah etika politik bangsa dalam nilai pancasila.Etika politik merupakan perbuatan politik yang dimulai dari segi baik dan buruknya dimana Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu nilai sehingga merupakan sumber dari segala sumber hukum yang ada.Rumusan kunci etika politik merupakan masalah nilai dimana dari pancasila sendiri,masalah nilai paling dekat dengan Sila kedua dimana Sila kedua berhubungan dengan Sila ketiga,Sila keempat dan Sila kelima.namun tak kalah penting dari yang paling penting bahwasannya segala nilai-nilai Pancasila baik itu dari Sila kedua sampai Sila kelima hendaklah bersumber dan berpedoman pada Sila pertama yaitu Ketuhanan yang Maha Essa.
Artinya disini, bahwa segala sesuatu yang menjadi dasar dalam penerapan nilai-nilai pancasila adalah berpegang teguh atas Tuhan YME sesuai dengan agama yang dianut atau dipercaya.Sebagai negara tentunya banyak sekali permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia,baik maalah dari segi ekonomi, sosial, budaya dll.
Hal ini tentunya banyak sekali cara-cara yang dapat kita lakukan dalam menyelesaikan masalah,namun pada prinsipnya tetaplah sama sesuai dengan kaidah nilai-nilai pancasila yang pertama,tidak bertentangan dengan nilai nilai kemanusiaan misal seperti tidak mengganggu keamanan,tidak merugikan orang lain dll.Kedua,mengikuti peraturan atau undang-undang  sesuai dengan masalah yang dihadapi.ketiga,tidak menghambat suatu jalan atau proses usaha usaha menuju kemakmuran bersama.Yang terakhir yang terpenting dari yang penting adalah bahwa segala sesuatu  itu berdalihkan bahwasannya segala sesuatu selalu tidak lepas dari pengamatan Tuhan yang maha esa.